Sabtu, 26 Mei 2012

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM SHALAT

Sholat merupakan kegiatan yang wajib dan harus dilakukan oleh setiap kaum Muslim baik itu laki-laki,perempuan dan juga anak-anak yang sudah berumur 7 tahun untuk dibawah tujuh tahun boleh juga untuk diberikan bimbingan tentang sholat.Sholat ibarat tiang agama yang apabila tidak dikerjakan maka tiang agama akan roboh.laknat yang diberikan oleh Allohpun tidak main-main yang tidak melakukan sholat.

Sholat memiliki segudang manfaat.apalagi sholat tahajud dan juga sholat sunnah lainnya.Sholat akan lebih sempurna jika kita memperhatikan tata caranya.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam sholat baik sholat berjamaah atau sendiri:

1.Posisi kaki anda pada saat sholat tepatnya sedang berdiri tidak boleh terlalu lebar.usahakan selebar posisi tangan pada saat berdiri.

2.Jika sholat berjamaah,kita tidak boleh mendahului imam.melainkan kita harus mendahulukan imam.contoh:pada saat imam takbir maka kita harus menunggu imam sampai selesai takbir sampai imam selesai mengucapkan kalimat takbir.

3.pada saat sujud,posisi kaki lebih dirapatkan dari sebelumnya. 4.pada saat duduk,baik duduk diantara 2 sujud maupun duduk akhir,posisi tangan tidak boleh terlalu kedepan.

Dari tiga hal tersebut sangat bermanfaat.bila kita dalam sholat selalu mempraktekan dan mengingat hal tersebut supaya dalam mengerjakan sholat ini membawa berkah dan diterima oleh Alloh SWT.

Rabu, 23 Mei 2012

Budidaya Salak

Pembibitan Buah Salak
Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mengusahakan tanaman salak
adalah penggunaan bibit unggul dan bermutu. Tanaman salak merupakan tanaman
tahunan, karena itu kesalahan dalam pemakaian bibit akan berakibat buruk dalam
pengusahaannya, walaupun diberi perlakuan kultur teknis yang baik tidak akan
memberikan hasil yang diinginkan, sehingga modal yang dikeluarkan tidak akan
kembali karena adanya kerugian dalam usaha tani. Untuk menghindari masalah
tersebut, perlu dilakukan cara pembibitan salak yang baik. Pembibitan salak dapat
berasal dari biji (generatif) atau dari anakan (vegetatif).
Pembibitan secara generatif adalah pembibitan dengan menggunakan biji yang baik
diperoleh dari pohon induk yang mempunyai sifat-sifat baik, yaitu: cepat berbuah,
berbuah sepanjang tahun, hasil buah banyak dan seragam, pertumbuhan tanaman
baik, tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta pengaruh lingkungan yang
kurang menguntungkan.
Keuntungan perbanyakan bibit secara generatif:
a) dapat dikerjakan dengan mudah dan murah
b) diperoleh bibit yang banyak
c) tanaman yang dihasilkan tumbuh lebih sehat dan hidup lebih lama
d) untuk transportasi biji dan penyimpanan benih lebih mudah
e) tanaman yang dihasilkan mempunyai perakaran kuat sehingga tahan rebah dan
kekeringan
f) memungkinkan diadakan perbaikan sifat dalam bentuk persilangan.
Kekurangan perbanyakan secara generatif:
a) kualitas buah yang dihasilkan tidak persis sama dengan pohon induk karena
mungkin terjadi penyerbukan silang
b) agak sulit diketahui apakah bibit yang dihasilkan jantan atau betina.
1) Persyaratan Bibit
Untuk mendapatkan bibit yang baik harus dilakukan seleksi terhadap biji yang
akan dijadikan benih. Syarat-syarat biji yang akan dijadikan benih :
a) Biji berasal dari pohon induk yang memenuhi syarat.
b) Buah yang akan diambil bijinya harus di petik pada waktu cukup umur.
c) Mempunyai daya tumbuh minimal 85 %.
d) Besar ukuran biji seragam dan tidak cacat.
e) Biji sehat tidak terserang hama dan penyakit.
f) Benih murni dan tidak tercampur dengan kotoran lain.
2) Penyiapan Bibit
a) Bibit dari Biji:
1. Biji salak dibersihkan dari sisa-sisa daging buah yang masih melekat.
2. Rendam dalam air bersih selama 24 jam, kemudian dicuci.
b) Bibit dari Anakan:
1. Pilih anakan yang baik dan berasal dari induk yang baik
2. Siapkan potongan bambu, kemudian diisi dengan media tanah
3) Teknik Penyemaian Bibit
a) Bibit dari Biji:
1. Biji salak yang telah direndam dan dicuci, masukkan kedalam kantong plastik
yang sudah dilubangi (karung goni basah), lalu diletakkan di tempat teduh
dan lembab sampai kecambah berumur 20-30 hari
2. Satu bulan kemudian diberi pupuk Urea, TSP dan KCl, masing-masing 5
gram, tiap 2-3 minggu sekali
3. Agar kelembabannya terjaga, lakukan penyiraman setiap hari
b) Bibit dari Anakan dengan pesemaian bak kayu:
1. Buat bak kayu dengan ukuran tinggi 25 cm, lebar dan panjang disesuaikan
dengan kebutuhan
2. Diisi dengan tanah subur dan gembur setebal 15-20 cm
3. Diatas tanah diiisi pasir setebal 5-10 cm
4. Arah pesemaian Utara Selatan dan diberi naungan menghadap ke Timur
5. Benih direndam dalam larutan hormon seperti Atonik selama 1 jam,
konsentrasi larutan 0,01-0,02 cc/liter air
6. Tanam biji pada bak pesemaian dengan jarak 10 x 10 cm
7. Arah biji dibenamkan dengan posisi tegak, miring/rebah dengan mata tunas
berada dibawah.
4) Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Untuk pembibitan dari biji, media pembibitan adalah polybag dengan ukuran 20 x
25 cm yang diisi dengan tanah campur pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.
Setelah bibit atau kecambah berumur 20-30 hari baru bibit dipindahkan ke polibag.
Pembibitan dengan sistem anakan, bambu diletakkan tepat di bawah anakan
salak, kemudian disiram setiap hari. Setelah 1 bulan akar telah tumbuh dan
anakan dipisahkan dari induknya, kemudian ditanam dalam polybag. Pupuk Urea,
TSP, KCl diberikan 1 bulan sekali sebanyak 1 sendok teh.
5) Pemindahan Bibit
Untuk bibit dari biji, setelah bibit salak berumur 4 bulan baru dipindahkan ke lahan
pertanian. Untuk persemaian dari anakan, setelah 6 bulan bibit baru bisa
dipindahkan ke lapangan.
Pengolahan Lahan Buah Salak
1) Persiapan
Penetapan areal untuk perkebunan salak harus memperhatikan faktor kemudahan
transportasi dan sumber air.
2) Pembukaan Lahan
a) Membongkar tanaman yang tidak diperlukan dan mematikan alang-alang serta
menghilangkan rumput-rumput liar dan perdu dari areal tanam.
b) Membajak tanah untuk menghilangkan bongkahan tanah yang terlalu besar.
Teknik Penanaman Buah Salak
1) Pembuatan Lubang Tanam
Lubang tanam dibuat dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm dengan jarak tanam 1 x 4
m; 2 x 2 m atau 1,5 x 2,5 m. Ukuran lubang dapat juga dibuat 50 x 50 x 40 cm,
dengan jarak antar 2 x 4 m atau 3 x 4 m. Setiap lubang diberi pupuk kandang
yang telah jadi sebanyak 10 kg.
2) Cara Penanaman
Biji ditanam langsung dalam lubang sebanyak 3- 4 biji per lubang. Sebulan
kemudian biji mulai tumbuh
3) Lain-lain
Untuk menghindari sinar matahari penuh, tanaman salak ditanam di bawah
tanaman peneduh seperti tanaman kelapa, durian, lamptoro dan sebagainya.
Apabila lahan masih belum ada tanaman peneduh, dapat ditanam tanaman
peneduh sementara seperti tanaman pisang. Jarak tanam pohon peneduh
disesuaikan menurut ukuran luas tajuk misalnya kelapa ditanam dengan jarak 10 x
10 m, durian 12 x 12 m dan lamtoro 12 x 12 m.
Pemeliharaan Tanaman Buah Salak
Setelah selesai ditanam, tanaman salak perlu dipelihara dengan benar dan teratur
sehingga diperoleh produksi kebin yang baik dan produktif. Pemeliharaan ini
dilakukan sampai berakhirnya masa produksi tanaman salak.
1) Penjarangan dan Penyulaman
Untuk memperoleh buah yang berukuran besar, maka bila tandan sudah mulai
rapat perlu dilakukan penjarangan. Biasanya penjarangan dilakukan pada bulan
ke 4 atau ke 5.
Penyulaman dilakukan pada tanaman muda atau yang baru ditanam, tetapi mati
atau pertumbuhannya kurang bagus atau kerdil, atau misalnya terlalu banyak
tanaman betinanya. Untuk keperluan penyulaman kita perlu tanaman cadangan
(biasanya perlu disediakan 10%) dari jumlah keseluruhan, yang seumur dengan
tanaman lainnya. Awal musim hujan sangat tepat untuk melakukan penyulaman.
Tanaman cadangan dipindahkan dengan cara putaran, yaitu mengikutsertakan
sebagian tanah yang menutupi daerah perakarannya. Sewaktu membongkar
tanaman, bagian pangkal serta tanahnya kita bungkus dengan plastik agar akarakar
di bagian dalam terlindung dari kerusakan, dilakukan dengan hati-hati.
2) Penyiangan
Penyiangan adalah membuang dan memebersihan rumput-rumput atau tanaman
pengganggu lainnya yang tumbuh di kebun salak. Tanaman pengganggu yang
lazim di sebut gulma ini bila tidak diberantas akan menjadi pesaing bagi tanaman
salak dalam memperebutkan unsur hara dan air.
Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 2 bulan setelah bibit
ditanam, penyiangan berikutnya dilakukan tiap 3 bulan sekali sampai tanaman
berumur setahun. Setelah itu penyiangan cukup dilakukan setiap 6 bulan sekali
atau 2 kali dalam satu tahun, dilakukan pada awal dan akhir musim penghujan.
3) Pembubunan
Sambil melakukan penyiangan, dilakukan pula penggemburan dan pembumbunan
tanah ke pokok tanaman salak. Hal ini dilakukan untuk menghemat ongkos kerja
juga untuk efisiensi perawatan. Tanah yang digemburkan dicangkul membentuk
gundukan atau bumbunan yang berfungsi untuk menguatkan akar dan batang tanaman salak pada tempatnya. Bumbunan jangan sampai merusak parit yang
ada.
4) Perempalan dan Pemangkasan
Daun-daun yang sudah tua dan tidak bermanfaat harus dipangkas. Juga daun
yang terlalu rimbun atau rusak diserang hama. Tunas-tunas yang terlalu banyak
harus dijarangkan, terutama mendekati saat-saat tanaman berbuah (perempalan).
Dengan pemangkasan, rumpun tanaman salak tidak terlalu rimbun sehingga
kebun yang lembab serta pengap akibat sirkulasi udara yang kurang lancar
diperbaiki. Pemangkasan juga membantu penyebaran makanan agar tidak hanya
ke daun atau bagian vegetatif saja, melainkan juga ke bunga, buah atau bagian
generatif secara seimbang.
Pemangkasan dilakukan setiap 2 bulan sekali, tetapi pada saat mendekati masa
berbunga atau berbuah pemangkasan kita lakukan lebih sering, yaitu 1 bulan 1
kali.
Apabila dalam rumpun salak terdapat beberapa anakan, lakukanlah pengurangan
anakan menjelang tanaman berbuah. Satu rumpun salak cukup kita sisakan 1
atau 2 anakan. Jumlah anakan maksimal 3-4 buah pada 1 rumpun. Bila lebih dari
itu anakan akan mengganggu produktivitas tanaman.
Pemangkasan daun salak sebaiknya sampai pada pangkal pelepahnya. Jangan
hanya memotong setengah atau sebagian daun, sebab bagian yang disisakan
sebenarnya sudah tidak ada gunanya bagi tanaman.
Pemangkasan pada saat lewat panen harus tetap dilakuakan. Alat pangkas
sebaiknya menggunakan golok atau gergaji yang tajam. Pemangkasan yang
dilaksanakan pada waktu dan cara yang tepat akan membantu tanaman tumbuh
baik dan optimal.
5) Pemupukan
Semua bahan yang diberikan pada tanaman dengan tujuan memberi tambahan
unsur hara untuk memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman disebut
pupuk. Ada pupuk yang diberikan melalui daerah perakaran tanaman (pupuk
akar). Pupuk yang diberikan dengan cara penyemprotan lewat daun tanaman
(pupuk daun). Jenis pupuk ada 2 macam: pupuk organik dan anorganik. Pupuk
organik adalah pupuk kandang, pupuk hijau, kompos, abu tanaman, tepung darah
dan sebagainya. Pupuk anorganik adalah: Ure, TSP, Kcl, ZA, NPK Hidrasil,
Gandasil, Super Fosfat, Bay folan, Green Zit, dan sebagainya. Pupuk organik
yang sering diberikan ke tanaman salak adalah pupuk kandang.
Umur tanaman :
a) 0-12 bulan (1 x sebulan): Pupuk kandang 1000, Urea 5 gram, TSP 5 gram, KCl
5 gram. b) 12-24 bulan (1 x 2 bulan): Urea 10 gram, TSP 10 gram, KCl 10 gram.
c) 24-36 bulan (1 x 3 bulan): Urea 15 gram, TSP 15 gram, KCl 15 gram.
d) 36–dst (1 x 6 bulan): Urea 20 gram, TSP 20 gram, KCl 20 gram.
6) Pengairan dan Penyiraman
Air hujan adalah siraman alami bagi tanaman, tetapi sulit untuk mengatur air hujan
agar sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman. Air hujan sebagian besar akan
hilang lewat penguapan, perkolasi dan aliran permukaan. Sebagian kecil saja
yang tertahan di daerah perakaran, air yang tersisa ini sering tidak memenuhi
kebutuhan tanaman. Dalam budidaya salak, selama pertumbuhan, kebutuhan
akan air harus tercukupi, untuk itu kita perlu memberi air dengan waktu, cara dan
jumlah yang sesuai.
7) Pemeliharaan Lain
Setelah ditanam di kebun kita buatkan penopang dari bambu atau kayu untuk
menjaga agar tanaman tidak roboh.

lihat Sumber

DILARANG MEROKOK


BERBAGAI MACAM PENYAKIT 
AKIBAT  MEROKOK
         
          Merokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang mengakibatkan kematian. Dapat kita klasifikasikan berdasarkan organ tubuh yang terkena penyakit:

1.  Penyakit yang menyerang hati dan organ sirkulasi:
          Penyakit-penyakit ini secara mendasar berkaitan langsung akibat mengkonsumsi rokok:
   1.    Penyempitan pembuluh darah koroner (nyeri pada dada yang sangat parah), penggumpalan hati dan bisa menyebabkan kematian mendadak.
   2.    Pembekuan pembuluh darah pada otak
   3.    Gangguan sirkulasi darah pada anggota tubuh yang mengakibatkan pembekuan serta amputasi pada  betis atau Gargarina.


2. Penyakit-penyakit pada organ pernapasan:
          Penyakit ini juga berkaitan secara langsung akibat mengkonsumsi rokok:
  1.   Kanker Paru-Paru.
  2.   Kanker Tenggorokan.
  3.   Radang Rongga Tenggorokan yang akut.
  4.   Radang Rongga Hidung dan alergi pada hidung.
  5.   Asma dan berbagai macam bentuk alergi.

3. Penyakit-Penyakit Kejiwaan.
1.     Kesedihan kejiwaan.
2.     Kegamangan kejiwaan.
3.     Tempramen yang labil.
4.     Gangguan tidur.
5.     Lemahnya selera.
6.     Rasa cemas dan emosional.
Berikut data statistik yang dilakukan di Inggris tentang tingkat kematian pertahun perseratus ribu orang penduduk serta penyebabnya dan cara penggunaan rokok* :

Penyakit
Tingkat. kematian
Tingkat kematian pada perokok
kretek (sigaret)


pipa
1-14
15-24
25 kretek

kretek
kretek
kretek
lebih

Kanker paru-paru
10
58
78
127
251

Kanker organ
pernafasan
1
9
5
7
33

Radang rongga kronis & Infezima
3
28
51
78
114

Serangan jantung
413
425
608
652
792

Gagal jantung
67
101
136
116
202

* Sumber : Jabir bin Salim Musa dkk, Al-Mukhoddirot (Al-Akhtor, Al Mukafahah, Al-Wiqoyah, Al-Ilaaj), hal. 153

Berikut data statistik dari penelitian yang dilakukan di Amerika tentang tingkat kematian pertahun yang diakibatkan oleh penyakit yang disebabkan merokok pada mereka yang berusia diatas dua puluh tahun*:


Penyakit
Laki-laki

                      Wanita


Meninggal
keseluruhan
Meninggal
karena
merokok
Meninggal
keseluruhan
Meninggal
karena
merokok


Kanker bibir,mulut & tekak
5754
 3958
2689
1110

Kanker saluran makanan
6310
1717
1345
1257

Kanker perut
7368
1455
5772
1469

Kanker Pankreas
11513
3459
11634
1653

Kanker tenggorokan
2959
2385
664
247

Kanker paru-paru, saluran pernapasan & tenggorokan
82459
65659
36227
17170

Kanker kandung kemih
6597
2447
3114
853

Kanker ginjal
5424
1319
3403
304

Tekanan darah tinggi
13464
2099
17855
2645

Sakit jantung
78340
22362
27000
4892

Pengerasan pembuluh darah
9235
2200
15216
4797

Radang paru-paru dan Influenza
28774
5986
28935
2679

Radang saluran  pernapasan yang akut dan Infezima
10708
9097
5517
3831

Tersumbatnya saluran pernafasan yang akut
31240
26541
26525
11545

·        Sumber : Jabir bin Salim Musa, Al-Mukhoddirot …, hal 13

4. Penyakit-penyakit yang menimpa organ pencernaan:
          Perokok dengan segala macam caranya akan mengalami hal berikut:
        1.   Radang Mulut, bibir, lidah dan rahang serta Radang gigi, gusi dan pecahnya email (lapisan gigi).
        2.   Kanker mulut, bibir, lidah, rahang dan gusi.
        3.   Kanker Tekak.
        4.   Kanker Saluran Makanan.
        5.   Kanker Pankreas.
        6.   Radang saluran pernapasan dan Tekak.
        7.   Radang dan luka pada lambung dan usus dua belas jari.

5. Penyakit yang menimpa mata:
1.     Radang selaput ikat mata.
2.     Radang selaput pelangi mata.
3.     Bertambahnya alergi pada mata.
4.     elebarnya pupil mata akibat pengaruh nikotin dan  cahaya yang rusak.
5.     Radang saraf dan terhentinya pertumbuhan  pada mata yang dapat  mengakibatkan rabun mata . 

6.  Penyakit yang menimpa sistim saluran air kencing:
   1.    Tumor jinak pada kandung kemih.
   2.    Kanker pada kandung kemih (penyakit ini kian bertambah jika seseorang mengidap Billharsia).
   3.    Kanker Ginjal.   
                                                            
7. Bahaya merokok pada kehidupan seksual:
          Merokok berdampak buruk  terhadap  sperma,  terutama bagi mereka yang mengalami lemah sperma, dapat mengakibatkan kemandulan dan dapat mengakibatkan kelemahan seksual bagi perokok berat.

8. Wanita dan Rokok
          Wanita perokok juga berpotensi sama mengidap penyakit yang telah disebutkan terdahulu, disamping itu mereka juga akan mengidap penyakit yang khusus terhadap wanita:
   1.    Berpeluang besar terkena kanker leher rahim.
   2.    Sering mengalami keguguran
   3.    berkurangnya timbangan bayi yang dilahirkan.
   4.    Berpeluangnya kematian bayi dan  keguguran.

9. Anak-anak dan Bahaya rokok.
          Anak-anak yang menjadi perokok pasif (tidak merokok, tapi dekat/menghirup asap orang yang merokok) karena kedua orang tuanya atau salah satunya merokok akan  mendatangkan beberapa penyakit terhadap mereka, diantaranya:
  1.   Berpeluang besar terkena radang paru-paru, khususnya bagi bayi yang menyusui.
  2.   Berpeluang terkena alergi pada organ pernapasan (hidung, rongga hidung, saluran udara)
  3.   Lambatnya petumbuhan fisik dan otak jika dibandingkan dengan anak-anak yang kedua orang tuanya tidak merokok.
          Adapun anak-anak yang sudah merokok, maka kemungkinan mereka terkena penyakit diatas menjadi dua kali lipat.*





* . Muhammad Ali Al-Bar, At-Tadkhin Wa At-Thabagh Tijaratul Maut Al-Khasiroh, cet. Pertama, Ad- Dar As-Suudiyah Lin-Nasyr  wa Tauzi, Jeddah 1414 H - 1994 M)










SUMBER
THALAL BIN SA’AD AL-‘UTAIBI
Penerjemah: Abdullah Haidir
Murajaah: Eko Abu Ziyad
Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah